PRAJURIT, ASN DAN JALASENASTRI KODIKLATAL PERINGATI MAULID NABI MUHAMMAD SAW 1439 H/2017 M

Senin, 04/12/2017 14:02 WIB

 

Kodiklatal, (4/12).

 

            Sedikitnya 1.500 prajuritAntap, siswa, Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Jalasenastri  Komando Pembinaan Doktrin Pendidikan dan Latihan Angkatan Laut (Kodiklatal) memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1439 H/2017 M. Peringatan Maulid Nabi yang dibuka langsung Komandan Kodiklatal Laksda TNI Darwanto S.H., M.A.P tersebut dilaksanakan di gedung Moeljadi kesatrian Bumimoro Kodiklatal, Senin, (4 /12).

 

Hadir dalam peringatan Maulid Nabi KH. Agoes Ali Masyhuri  pengasuh pondok pesantren Bumi Sholawat Sidoarjo sekaligus pembicara, para pejabat utama Kodiklatal diantaranya Wadan Kodiklatal, Dirdiklat Kodiklatal Direktur Umum Kodiklatal,Direktur Doktrin, Komandan Kodikopsla, Dirjianbang Kodiklatal,  para Komandan Kodik, Pusdik  dan Komandan Sekolah dilingkungan Kodiklatal.

 

Selain itu hadir pula Ketua Gabungan Jalasenastri Kodiklatal Ny. Ina Darwanto,  Wakil Ketua Gabungan Jalasenastri Kodiklatal Ny, Kasirun Situmorang, Pengurus Gabungan Jalasenastri serta perwakilan dari Cabang dan ranting dilingkungan Jalasenastri Kodiklatal.Dalam acara tersebut juga dilaksanakan pemberiaan tali asih kepada 70 orang anak yatim dari panti asuhan Kedungturi panti asuhan Musdalifah waru dan panti asuhan Aliklas Kedinding Surabaya.

 

 

Adapun tema yang diambil dalam pelasksanaan Maulid Nabi Muhammad SAW SAW 1439 H/2017 M tersebut adalah “ Jadikan hikmah Maulid Nabi Muhammad SAW 1439/H/2017M sebagai keteladanan dalam meningkatkan kemanunggalan TNI dengan Rakyat.”

 

Komandan Kodiklatal  Laksda TNI Darwanto, S.H., M.A.P dalam sambutanya menyampaikan bahwa   makna maulid nabi yang terus diperingati setiap tanggal kelahiran beliau, bukan hanya bersifat seremonial, namun sebuah momen spiritual untuk mengingatkan nabi Muhammad SAWsebagai figur tunggal yang mengisi pikiran, hati dan pandangan hidup kita. Tidak hanya menjadi tokoh sejarah fiktif dalam diri kita, tapi betul-betul secara konkret tertanam, mengakar, menggerakkan detak-detak jantung dan aliran darah ini.

 

Menurutnya sebagai umat Islam, Nabi Muhammad SAWadalah super idola bagi setiap generasi muslim sepanjang masa. Sayangnya, dalamproses gesekan budaya dan rentang masa yang panjang, keidolaan Nabi Muhammad SAWterkadang tereduksi menjadi tokoh non empirik.Kebiasaan mengabaikan teladan rasulullah dalam kehidupan kita sehari-hari, ternyata membawa kemunduran derajat hidup, maka jika ingin berubah menjadi umat yang maju dan bermartabat, kita harus mengubah kebiasaan.

 

“Kita harus tinggalkan sikap menyepelekan dan mengabaikan uswahtun hasanah rasulullah, karena kesungguhan dalam mengikuti teladanrasulullah secara utuh dalam mengarungi perjuangan hidup ini adalah kunci menuju kehidupan umat yang lebih maju dan bermartabat di masa yang akan datang.” Jelas Komandan Kodiklatal Laksda TNI Darwanto, S.H., M.A.P.

 

Sementara KH. Agoes Ali Masyhuri  dalam ceramahnya menyampaikan bahwa Nabi Muhammad SAW merupakan satu satunya nabi yang membuat tatanan kehidupan masyarakat yang harmonis adil dan makmur. Dalam membangun tatanan tersebut Nabi Muhammad selalu mengutamakan kelembutan dan kasih sayang.

            Menurutnya setiap manusia selalu inigin menjadi kekasih Allah, untuk memperolehnya maka manusia harus mencintai Nabi Muhammad SAW dan menjalankan sunahnya. Setiap orang mengharapkan kebahagiaan, adapun kunci kebahagiaan adalah belajar ikhlas dalam beramal karena keikhlasan bagaikan mata air jernih yang dapat membersihkan hati manusia.