Prajurit, PNS dan Jalasenastri Kodiklatal Peringati Nuzulul Qur’an 1439H/ 2018 M

Rabu, 06/06/2018 13:45 WIB

Kosiklatal, (6/6).

            Sedikitnya 1.700 Prajurit Antap, Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan perwakilan anggotaJalasenastri Komando Pembinaan Doktrin Pendidikan  dan Latihan TNI Angkatagn Laut (Kodiklatal) mengikuti peringatan Nuzulul Qur’an 1439 H/2018 Myang dilaksanakan di Gedung Moeljadi Kesatrian Bumimoro Kodiklatal.

            Peringatan Nuzulul Quran yang sudah menjadi agenda tahunan dalam pembinaan personeltersebut dibuka langsung Komandan Kodiklatal Laksda TNI Darwanto, S.H., M.A.P. tampak hadir dalam acara tersebut para pejabat Utama Kodiklatal diantaranya para Direktur, Para Komandan Kodik dan Puslat serta para Komandan Pusdik dan sekolah dijajaran Kodiklatal.

Selain itu hadir pula Ketua Gabungan Jalasenastri Kodiklatal Ny. Ina Darwanto, adapun dalam peringatan Nuzulul Qur’an tersebut menghadirkan penceramah Ustaz Dr. Ahmad Muzakky Alhafidz, M.Ag

Komandan Kodiklatal Laksda TNI Darwanto, S.H., M.A.P  dalam sambutanya menyampaikan memasuki Puasa Ramadhan hari ke-21 atau 10 hari terakhir ini, dirinya berharap bapak ibu bisa meningkatkan kualitas ibadah dengan rajin melaksanakan salat tarawih, membaca alquran, memperbanyak infak dan sedekah, menyantuni anak yatim dan masyarakat kurang mampu serta tidak lupa membayar zakat fitrah sebagai kewajiban individu dan zakat maal bagi yang memenuhi syarat.

Lebih lanjut disampaikan bahwa Bulan ramadhan adalah bulan yang paling mulia bila dibandingkan dengan bulan yang lain. Dalam bulan Ramadhan tersebut ada malam lailatul qadar,yang menghapuskan segala dosa umat manusia,diampuni dan segala amal perbuatan,  kebaikan dilipatgandakan pahalanya oleh Allah Subhanahu Wata’ala dan di dalam bulan ramadhan pula, Alquran pertama kali di turunkan.

Selain kitab Alquran, Allah juga menurunkan kitab-kitab samawi yang lain seperti kitab Taurat, Zabur dan Injil. Hanya saja hukum syariat Islam yang tertuang di dalam masing-masing kitab tersebut satu sama lain tidak sama tetapi dalam masalah ketauhidan (ketuhanan) semua kitab sama yakni sama-sama mengajarkan kepada umat manusia agar menyembah dan mengesakan Allah Subhanahu Wata’ala.

Alquran adalah mukjizat Nabi Muhammad Sholallahu Alaihi Wasallam yang paling agung bila dibandingkan dengan mukjizat-mukjizat lain yang dimiliki oleh para nabi sebelum Nabi Muhammad Sholallahu Alaihi Wasal-Lam. Mustahil jika ada orang di dunia ini yang dapat mengubah ayat-ayat Alquran apalagi mampu menyaingi keindahan kalam-kalam Alquran.

Bagi umat Islam, Nuzulul Quran adalah sebuah mukjizat karena peristiwa ini merupakan proses turunnya Alquran kepada Nabi Muhammad Sholallahu Alaihi Wasallam untuk memberi petunjuk dan pedoman kepada  manusia dalam menata kehidupan demi mencapai kebahagiaan lahir dan batin, baik di dunia maupun di akhirat.

Ayat Alquran diturunkan oleh Allah Subhanahu Wata’ala dimaksudkan untuk memberikan hidayah kepada umat manusia agar mau mengambil hikmah dari semua kejadian yang diceritakan oleh alquran terutama ayat alquran tentang azab, musibah dan bencana dari Allah Subhanahu Wata’ala, sehingga kita semua mau kembali ke jalan yang benar, yang diridhoi oleh Allah Subhanahu Wata’ala untuk tidak melakukan dosa dan maksiat. Sebagai pedoman hidup, alquran harus dibaca sebagai salah satu amal ibadah, dipahami kandungan maknanya dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

Sementara itu  Ustadz Dr. Ahmad Muzakky Alhafidz, M.Agdalam ceramahnya menyampaikan    bahwa tidak ada barang yang lebih berharga yang diturunkan oleh Allah SWT, kecuali Alquran. Alquran mengandung hal yang dahsyat, agung serta luar biasa dan tidak ada keraguan di dalamnya. Kita dianjurkan untuk bisa membaca maupun memahami isi Alquran. Orang yang cinta Alquran, tidak akan merasa berat dengan mempelajari Alquran. Orang yang lancar membaca Alquran, Allah akan memberikan derajat seperti Malaikat yang Mulia. Alquran Tidak hanya merupakan obat didunia, tapi dapat memberikan syafaat kelak di akherat. Alquran adalah ilmu Allah, orang yang mempelajari Alquran berarti mempelajari ilmu Allah, yang selanjutnya manusia bisa menggapai kebahagiaan baik di dunia maupun di akherat. Dengan Alquran, dapat meningkatkan keimanan dan ketakwaan serta membentuk karakter manusia yang baik, yaitu orang-orang yang selalu bertakwa kepada Allah SWT.