Jelang Latihan Armada Jaya ke 36 TA 2018 Peserta Dapatkan Penataran

Jumat, 14/09/2018 14:48 WIB

Kodiklatal,(14/9).

Menjelang pelaksanaan Latihan Armada Jaya ke-36 TA 2018, sedikitnya 400 personel perwakilan peserta dari berbagai Komando Utama (Kotama) TNI AL mendapatkan penataran materi pelaksanaan dalam Latihan Armada jaya ke 36 tahun 2018 di gedung Joint Operational Planning Role (JOPR) Kesatrian Bumimoro Komando Pembinaan Doktrin Pendidikan dan Latihan TNI Angkatan Laut (Kodiklatal), Jumat, (14/9).

Adapun penyampaian materi tersebut meliputi Proses Pengambilan Keputusan Militer (PPKM) yang disampaikan oleh Kolonel Marinir Tory Subiyantoro, materi kedua Mekanisme Latihan yang disampaikan oleh Kolonel Laut (P) Hendri Supriyanto dan materi Kampanye Militer yang disampaikan oleh Kolonel Laut (P) Kunto Wibowo.

Sedangkan tema yang diambil dalam pelaksanaan Latihan Armada Jaya ke 36 Tahun 2018 ini adalah “Kogab TNI melaksanakan Kampanye militer di wilayah timur Indonesia dalam rangka mengembalikan kedaulatan NKRI.” Bertindak sebagai Direktur Latihan (Dirlat) Armada Jaya ke 36 Komandan Kodiklatal Laksda TNI Darwanto, S.H., M.A.P.

Dalam pembekalan PPKM  Kolonel Marinir Tory Subiyantoro menyampaikan bahwa Proses Pengambilan Keputusan Militer (PPKM) pada perencanaan kampanye militer dan operasi gabungan tersebut mengacu pada Keputusan Panglima TNI No Kep/266/IV/2013 tanggal 3 April 2013. Menurutnya definisi dari PPKM adalah Proses analisa militer yang dilaksanakan secara utuh untuk menyelesaikan masalah sekaligus sebagai perangkat yang membantu Panglima atau Komandan dan Staf untuk mengembangkan rencana yang logis, terpadu dan berkesinambungan.

 

Sedangkan paparan kedua Kolonel Laut (P) Hendri Supriyanto dengan meteri Mekanisme Latihan menyampaikan bahwa macam pelaksanaan latihan tersebut adalah geladi posko yang merupakan latihan taktis tanpa pasukan, untuk metode latihan adalah geladi posko, sifat latihan adalah satu pihak dikendalikan. Sedangkan tempat latihan di Kodiklatal waktu antara tanggal 17 sampai dengan 25 September 2018.

 

Materi terakhir Kampanye militer yang disampaikan oleh Kolonel Laut (P) Kunto Wibowo menyampaikan sesuai Pasal 7Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 34 tahun 2014 tentang TNI bahwa tugas pokok TNI adalah menegakkan kedaulatan negara, mempertahankan keutuhan wilayah NKRIserta melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia dari ancaman dan gangguan terhadap keutuhan bangsa dan  negara.

 

Sedangkan tugas TNI AL sesuai Pasal 9  UURINomor 34Tahun 2004 tentang TNIadalah melaksanakantugas TNI matra laut di bidang pertahanan, menegakkan hukum dan  menjaga kemanan di wilayah laut yurisdiksi nasional sesuai denganketentuan hukum nasional dan hukum internasional yang telah diratifikasi, melaksanakantugas diplomasi TNI AL dalam rangka mendukung kebijakan politikLuar Negeri yang ditetapkan oleh pemerintah, melaksanakantugas TNI dalam pembangunan dan  pengembangan kekuatanmatra lautdan melaksanakanpemberdayaan wilayah pertahanan laut.